Ingin Diet? Kenali Kepribadian Anda Terlebih Dahulu 

Senin, 19 Juni 2017 15:38


(ist)

CSR.id - Bagi wanita, tubuh langsing adalah impian. Wanita dengan berat badan berlebih pun rela melakukan berbagai macam diet untuk mencapai tubuh ideal yang mereka inginkan. Dari sekian banyak wanita yang melakukan diet, ada yang berhasil dan ada pula yang gagal.


Sebagaimana dikutip Sidomi News dari Daily Mail, Dr.Daniel Amen dari Amerika Serikat mengungkapkan bahwa setiap orang memiliki tipe kepribadian yang berbeda-beda berkaitan dengan cara makan. Ia juga yakin bahwa diet akan lebih berhasil apabila seseorang tersebut mengenali kepribadiannya terlebih dahulu.


Ini dia macam-macam kepribadian dan cara diet yang tepat menurut Dr.Amen:


- Compulsive Eaters
Ini adalah tipe seseorang yang merasa bahwa makan adalah keharusan dan ia selalu berpikir tentang makanan. Umumnya orang-orang seperti ini memiliki tingkat serotonin yang rendah (hormon dalam otak yang juga mengatur mood seseorang). Biasanya mereka juga lebih sering makan pada malam hari ketika mereka susah tidur.


Cara diet yang tepat adalah dengan mengkonsumsi makanan dengan karbohidrat yang sehat (low GI). Mengkonsumsi makanan seperti pisang, salmon, teh herbal, ubi, atau kalkun bisa meningkatkan kadar serotonin untuk menenangkan otak. Lakukan olahraga seperti aerobik dan hindari makan pada sore hari.


- Impulsive Eaters
Ini adalah tipe orang yang tidak memikirkan makanan terus-menerus (seperti pada compulsive eaters) tapi tetap tidak bisa menolak makanan yang ada di hadapannya. Orang seperti ini mengalami kendala pada bagian otak bernama prefrontal cortex atau PFC. PFC bekerja layaknya rem otak dan mencegah kita untuk membuat keputusan-keputusan yang buruk. Menurunnya aktivitas PFC bisa disebabkan oleh alkohol dan bisa berhubungan dengan menurunnya kadar dopamin (hormon dalam otak).


Hindari makanan berkarbohidrat tinggi. Pastikan Anda juga makan daging ayam, kalkun, telur, maupun yoghurt. Makanan-makanan ini akan membantu pembentukan dopamin.


Lakukan olahraga (minimal 30 menit sehari) untuk meningkatkan aliran darah ke otak dan menambah kadar dopamin. Hindari alkohol yang bisa merusak sitem otak.


- Emotional Eaters
Ini adalah tipe seseorang yang akan makan banyak ketika merasa mood-nya buruk. Mereka biasanya akan makan dengan harapan perasaan mereka bisa jadi lebih baik.


Diet yang disarankan adalah meningkatkan konsumsi makanan seperti ikan, buah segar, sayuran berdaun hijau, maupun suplemen minyak ikan. Makanan seperti itu kaya akan asam lemak omega 3 yang memungkinkan Anda untuk terhindar dari rasa depresi. Menurut para ahli, rendahnya asam lemak omega 3 pada tubuh bisa ikut meningkatkan resiko depresi dan juga obesitas.


- Anxious Eaters
Hampir sama seperti emotional eaters, ini adalah tipe seseorang yang mudah cemas dan ketakutan sehingga menimbulkan stres. Karena merasa terlalu cemas, ia biasanya malah akan mengkonsumsi makanan secara berlebihan, terutama terhadap makanan dengan kadar gula dan karbohidrat tinggi.


Diet yang tepat adalah dengan meningkatkan konsumsi makanan seperti brokoli, pisang, beras cokelat, jeruk, dan kacang. Makanan ini kaya akan asam amino glutamin yang bagus untuk membantu mengurangi tingkat kegelisahan dan kecemasan pada seseorang sekaligus dapat meningkatkan keberhasilan diet.


Lakukan yoga atau tai chi untuk membantu diet Anda. Kegiatan seperti ini cocok untuk latihan relaksasi, meditasi, dan juga latihan pernapasan.


(ayb/int)


Berita Terkait
Cara Menjawab Pertanyaan Anak Soal Asal Mula Bayi
Tips Membersihkan Peralatan Dapur ynag Benar
Suka Upload Foto Bareng Pacar ke Medsos? Ini Tipe Kepribadian Kamu
Bakar Lemak Perut Selagi Tidur
Warna Mata Seringkali Menjadi Daya Tarik

Please login for commentKomentar
mama
Bener tuh , kalau diet tapi orangnya mudah tergoda pastinya akan sulit sekali berhasil
Arif
jadi seperti itu caranya ternyata mudah banget yah aku baru tau loh
runi
mau diet pun harus liat kepribadian ya, secara ane doyan makan rasanya ane gak akan bisa diet deh
princess
tapi kok dari data diatas tdk ada yg menggambarkan diri saya ya??
xx
emang apa hubungannya kepribadian dengan diet yang akan di lakukan, bukannya semua diet itu tetap mengurangi makan?
ferry
kalau kepribadian kita sudah diketahui diet bisa lebih lancar karena bisa disesuaikan dnegan kepribadian
Sam
baru tau saya ada pengaruh kepribadian sama diet, yang penting yang menjalani diet itu saja apakah ada komitmen atau tidak
Renny
kalo mau diet harus ke konsultasi ke dokter yang ahlinya, jangan sembarangan diet yang ada nanti malahan jadi sakit -r-
emma
kayaknya termasuk impulsive eaters nih, ga terlalu mikirin makanan, ada ya dimakan kl engga ada ya beli aja kl emang lapar..tp kl ada makanan di depannya apalagi yg disuka, jgn salah pasti lgsg dimakan he he

Event

Men’s Expo 201720 Oktober 2017 - 22 Oktober 2017
Pasaraya Carnival14 Oktober 2017 - 12 November 2017
Indonesia Diecast Expo 201728 Oktober 2017 - 29 Oktober 2017
+ index